Breaking News

Prabowo: “Ini Untuk Perdamaian Gaza”, Menguak Visi Ambisius AS

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026

menalar.id,. – Penasihat Timur Tengah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Jared Kushner memaparkan visi ambisius mengenai masa depan Jalur Gaza. Dalam presentasinya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Kushner menggambarkan Gaza akan bertransformasi dari wilayah yang porak-poranda akibat perang menjadi pusat ekonomi modern dengan gedung-gedung pencakar langit serta pelabuhan berteknologi maju.

Kushner menilai proses pembangunan kembali kota-kota di Gaza yang saat ini hancur setelah lebih dari dua tahun konflik antara Israel dan Hamas dapat dilakukan dalam waktu singkat apabila faktor keamanan dapat terjamin.

“Di Timur Tengah, mereka membangun kota seperti ini dalam 3 tahun,” ujar Kushner dalam pidatonya, Kamis (22/1/2026) waktu setempat.

“Hal seperti ini sangat bisa dilakukan, jika kita mewujudkannya,” sambungnya.

Visi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur berskala besar, mulai dari jalan raya baru, pelabuhan modern, hingga bandara internasional yang menggantikan bandara lama yang Israel hancurkan sekitar dua dekade lalu. Nantinya, Gaza akan terbagi ke dalam delapan kawasan permukiman yang dipisahkan oleh taman, lahan pertanian, serta fasilitas olahraga, sekaligus mencakup zona manufaktur maju dan pusat data.

Kushner menjelaskan tahap awal rekonstruksi akan berfokus pada pembangunan “hunian tenaga kerja” di Rafah. Alasannya karena wilayah tersebut hancur total selama perang dan kini Israel memegang kendali.

Ia mengklaim proses pembersihan puing dan pembongkaran bangunan sudah mulai berlangsung di wilayah tersebut sebagai langkah awal.

Respons PBB

Namun, gambaran optimistis Kushner berbanding terbalik dengan penilaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan otoritas Palestina. Wilayah berpenduduk sekitar dua juta jiwa itu saat ini menyerupai “lembah debu”.

Bangunan apartemen runtuh menjadi tumpukan puing, amunisi yang belum meledak terkubur di bawah reruntuhan, dan wabah penyakit menyebar akibat krisis air bersih. Kantor PBB untuk Layanan Proyek (UNOPS) mencatat lebih dari 60 juta ton puing menumpuk di Gaza, jumlah yang setara dengan muatan hampir 3.000 kapal kontainer.

Bahkan, PBB memperkirakan proses pembersihan puing-puing tersebut membutuhkan waktu sedikitnya tujuh tahun, belum termasuk tahapan demining atau pembersihan ranjau.

Syarat Keamanan

Kushner menegaskan rencana rekonstruksi ambisius tersebut hanya dapat berjalan jika Gaza memiliki kondisi “keamanan” yang stabil. Ia menyebut syarat ini sangat sulit dipenuhi dalam waktu dekat.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah Hamas bersedia melakukan pelucutan senjata secara penuh. Sementara pasukan Israel masih terlibat kontak senjata dengan warga Palestina di Gaza hampir setiap hari.

Indonesia Ikut Serta dalam Visi-Misi Trump

Sayangnya, setelah Donald Trump mengumumkan terbentuknya Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza, sejumlah negara mulai bergabung termasuk Indonesia.

Berikut daftar negara yang bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza:

  1. Arab Saudi
  2. Turki
  3. Mesir
  4. Yordania
  5. Indonesia
  6. Pakistan
  7. Qatar
  8. Uni Emirat Arab (UEA)
  9. Bahrain
  10. Uzbekistan
  11. Kazakhstan
  12. Kosovo

Dalam pernyataannya di World Economic Forum Annuel Meeting, Presiden Prabowo Subianto menimbang jika keputusan ini menjadi kesempatan bersejarah untuk menciptakan perdamaian bagi Gaza, di Davos, Swiss, Kamis (23/1/2026). Maka, Prabowo memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk perbaikan yang ada di Gaza.

Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza. Jelas penderitaan rakyat Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar sudah masuk. Saya berharap Indonesia bisa ikut serta,” kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengklaim para anggota dari berbagai negara juga mengharapkan hal serupa.

“Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin membantu rakyat Gaza, rakyat Palestina, itulah yang harus kita dukung,” ujar Prabowo.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Ungkap Potensi Penyimpangan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

    KPK Ungkap Potensi Penyimpangan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah potensi penyimpangan dalam tata kelola dan pelaksanaan program di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor. Anggaran Disdik yang mencapai Rp 3,1 triliun menjadi sorotan utama. Bahtiar Ujang Purnama, Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK, menyatakan bahwa sektor pendidikan masih rentan terhadap praktik korupsi. Ia menekankan pentingnya […]

  • Belum Masuk Database BKN, Guru R4 Suarakan Nasib di DPR

    Belum Masuk Database BKN, Guru R4 Suarakan Nasib di DPR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Suasana haru mewarnai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI, Senin (14/7/2025). Redissa, guru dari Bengkulu yang juga anggota Ikatan Pendidik Nusantara (IPN), menangis saat menyampaikan aspirasi mewakili para guru honorer kategori R4. Guru honorer R4 adalah mereka yang sudah mengajar cukup lama tapi belum terdata di database resmi Badan Kepegawaian Negara […]

  • palestina

    Gaza Krisis Tenda, Warga Tak Punya Ruang untuk Berlindung

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kantor Media Pemerintah Palestina melaporkan Gaza tengah menghadapi defisit tempat penampungan lebih dari 96 persen. Hingga saat ini, hanya sekitar 10 ribu tenda yang berhasil masuk Gaza sejak Israel mengizinkan pasokan ke pusat penampungan. Jumlah tersebut baru memenuhi sekitar empat persen dari kebutuhan total, yanks 250 ribu tenda dan karavan. “Jumlah ini mencerminkan […]

  • DPR dan Pemerintah Targetkan Revisi UU Haji Rampung Agustus 2025

    DPR dan Pemerintah Targetkan Revisi UU Haji Rampung Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah menargetkan penyelesaian pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah pada Agustus 2025. Lewat revisi ini, pengelolaan haji akan dialihkan dari Kementerian Agama kepada Badan Pengelola (BP) Haji mulai 2026. Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menyampaikan bahwa RUU Haji akan memperkuat […]

  • DPR: Putusan MK soal Pemilu Lokal Bentuk Turbulensi Konstitusi

    DPR: Putusan MK soal Pemilu Lokal Bentuk Turbulensi Konstitusi

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda, menyebut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan jadwal pemilu nasional dan daerah sebagai bentuk “turbulensi konstitusi”. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2025). “Kenapa turbulensi konstitusi itu terjadi? Ini berkaitan dengan putusan MK yang pertimbangan hukum dan amar putusannya berpotensi mengangkangi sejumlah […]

  • 3.337 Warga Ditangkap Saat Demo Sepekan, Kapolri Klaim Jalani Prosedur

    3.337 Warga Ditangkap Saat Demo Sepekan, Kapolri Klaim Jalani Prosedur

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam atas penangkapan sewenang-wenang serta kriminalisasi oleh aparat kepolisian terhadap warga selama gelombang demonstrasi. YLBHI mencatat lebih dari 3.000 orang ditangkap polisi dalam rentang waktu, (25/8/2025) sampai (31/8). “Setidaknya 3.337 massa aksi telah ditangkap sepanjang tanggal 25-31 Agustus 2025 di 20 kota, yaitu Jakarta, Depok, Semarang, Cengkareng, […]

expand_less