Breaking News

Intervensi Saksi Kunci Kasus Penembakan Pelajar SMK Semarang Oleh Polisi

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025

menalar.id,. –  Suasana panas menyambut persidangan kasus penembakan siswa SMK Gamma Rizkynata Oktavandy di Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (1/7/2025). Aksi saling tarik menarik seorang saksi kunci berinisial V yang masih di bawah umur terjadi di gerbang pengadilan, melibatkan pengacara keluarga korban dan seorang pria tak dikenal.

Zainal Petir, kuasa hukum keluarga Gamma, berusaha membawa V ke dalam ruang sidang sebagai saksi. Namun seorang pria tak dikenalnya tiba-tiba menghalangi dan berusaha merebut V dari pengawalannya.

“Karena saksi ini masih di bawah umur jadi butuh pendamping,” jelas Zainal yang telah mendapat kuasa resmi dari keluarga V.

Saksi V sebelumnya pernah hadir di persidangan atas inisiatif keluarga Gamma, namun hakim tidak memanggilnya untuk dimintai keterangan. V merupakan saksi mata yang ikut dalam kejadian pengejaran bersama Gamma sebelum penembakan terjadi.

Menurut Zainal, sebuah kejadian mencurigakan terjadi pada Senin malam (30/6/2025) ketika seseorang mengaku dari Polrestabes Semarang mendatangi V. “Ada orang mengaku dari polrestabes meminta dia jadi saksi,” ungkap Zainal.

Orang tersebut secara khusus meminta V merahasiakan pertemuan mereka dari Zainal. Mengetahui hal ini, orang tua V segera melapor ke Zainal. Keesokan harinya, saat orang tua V menelepon Zainal dari pengadilan, terjadilah insiden perebutan saksi.

Zainal Abidin, kuasa hukum keluarga korban, mengecam keras upaya penghalangan terhadap saksi kunci ini. Dia menegaskan akan memproses secara hukum setiap pihak yang berusaha mengintimidasi atau menghalangi saksi.

“Saya selaku pendamping V yang masih berusia 16 tahun, itu kan saksi yang mengetahui Aipda Robig waktu melakukan penembakan terhadap anak bernama Gamma,” tegas Zainal Abidin.

Aksi saling tarik berlangsung saat ketiganya berjalan menuju ruang sidang. Pria misterius itu terus memegangi tubuh V dengan satu tangan sementara tangan lainnya memegang rokok. Baru setelah bertemu dengan pengacara terdakwa Aipda Robig Zaenuddin di depan ruang sidang, pria tersebut melepaskan pegangan pada V.

Kasus ini bermula dari penembakan Gamma oleh Aipda Robig, anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang. Insiden perebutan saksi ini semakin menambah kontroversi dalam proses hukum yang sudah menegangkan sejak awal.

Aipda Robig Zaenuddin, anggota Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, harus berhadapan dengan meja hijau sebagai terdakwa kasus penembakan yang menewaskan Gamma Rizkynata Oktavandy, siswa SMK. Aksi tembak yang dilakukan Robig merenggut nyawa Gamma di tempat kejadian.

Saksi kunci berinisial V sempat menjadi kontroversi setelah ada upaya mengalibikannya sebagai korban pembacokan oleh kelompok Gamma. Namun dalam persidangan tertutup, V membuat keterangan mengejutkan dengan menyatakan dirinya tidak berada di lokasi kejadian saat penembakan terjadi dan membantah menjadi korban pembacokan.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil: Saya Tidak pernah Pakai Golkar Untuk Kepentingan Pribadi

    Bahlil: Saya Tidak pernah Pakai Golkar Untuk Kepentingan Pribadi

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa ia tidak pernah menggunakan Partai Golkar untuk kepentingan pribadi, pada Sabtu (20/12/2025). Dalam sambutannya pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar ia juga menegaskan tidak memakai Golkar untuk usaha pribadinya. “Tidak akan pernah saya menjadikan Partai Golkar untuk mengurus kepentingan pribadi saya. Apalagi […]

  • Lebanon

    Lebanon Krisis Hingga Kehilangan Akses Air Bersih, Mengapa?

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Krisis air tengah melanda Lebanon, terutama di Beirut. Lebanon kekurangan pasokan terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Pasokan air dari pemerintah merosot tajam, memaksa warga membeli air dari truk pengangkut. Kondisi ini dipicu karena curah hujan yang mencapai rekor terendah. Akibatnya, sumur-sumur lokal mengering, serta buruknya kinerja sektor publik yang gagal memenuhi kebutuhan dasar […]

  • Pemerintah Akan Digitalisasi Bansos Melalui GovTech Akhir 2025

    Pemerintah Akan Digitalisasi Bansos Melalui GovTech Akhir 2025

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan rencana pemerintah untuk memanfaatkan layanan digital pemerintah (GovTech) dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai akhir 2025. Langkah ini bagian dari upaya disiplin fiskal dengan meningkatkan efisiensi belanja negara sembari mendorong pendapatan produktif. “Semoga kita bisa mulai mencoba sistem ini pada akhir tahun melalui program […]

  • Prabowo Sebut Hubungan Gerindra dan PDIP seperti Kakak Adik

    Prabowo Sebut Hubungan Gerindra dan PDIP seperti Kakak Adik

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Presiden RI Prabowo Subianto menyebut hubungan Partai Gerindra dengan PDIP seperti kakak dan adik. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara peluncuran kelembagaan 80 ribu koperasi desa/kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin 21/7/2025. “Sebenarnya PDIP sama Gerindra ini kakak adik ini,” kata Prabowo di hadapan para tamu undangan. Acara itu juga dihadiri […]

  • Pemerintah Siapkan Pulau Galang untuk Pengungsi Gaza, Tapi Belum Ada Tanggal Evakuasi

    Pemerintah Siapkan Pulau Galang untuk Pengungsi Gaza, Tapi Belum Ada Tanggal Evakuasi

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa pemerintah Indonesia belum menetapkan tanggal pasti untuk mengevakuasi pengungsi Gaza ke Pulau Galang, Provinsi Kepulauan Riau. Menurut Sugiono, rencana evakuasi 2.000 pengungsi Palestina tersebut masih dalam tahap pembahasan awal dan belum sampai pada tahap teknis detail. “Kemarin itu ya kan disampaikan kami ada permintaan, permintaan yang ngomongannya […]

  • Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    Aparat Temukan 48 Tambang Emas Ilegal di Kuantan Tengah

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Tim gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kebun karet milik Pemkab Kuantan Singingi. Adapun Lokasi penambangan berada di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Provinsi Riau. Kini, petugas memusnahkan 48 rakit PETI di area tersebut. Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan emas ilegal. […]

expand_less