Breaking News

Bom Bunuh Diri Ledakan Masjid di Pakistan: Apa yang Terjadi?

  • account_circle Farrel Aditya
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026

menalar.id,.- Sebanyak 31 orang meninggal dan 169 lainnya terluka akibat ledakan bom di sebuah masjid di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, Jumat (5/2/2026).

“Sebanyak 31 orang telah meninggal dunia. Jumlah korban luka yang dibawa ke rumah sakit telah meningkat menjadi 169,” kata Wakil Komisaris Islamabad Irfan Memon, dikutip CNN, Sabtu (6/2/2026).

Bom Bunuh Diri

Ledakan bom yang terjadi di kawasan Tarlai kota tersebut, menurut laporan polisi setempat, dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri. Peristiwa tersebut terjadi ketika orang-orang berkumpul untuk salat Jumat.

Pelaku bom dilaporkan telah meledakkan bahan peledak saat dia dihentikan di pintu masuk masjid.

Petugas kepolisian dan keamanan telah memblokir area tersebut sementara penyelidik mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian.

Keadaan darurat telah diberlakukan di rumah sakit-rumah sakit besar di kota kembar Islamabad dan Rawalpindi.

Adanya Baku Tembak

Saksi mata setempat mengatakan mereka mendengar tembakan senjata api, dengan salah satu di antaranya menggambarkan baku tembak dengan penjaga masjid sebelum ledakan terjadi.

“Seorang saksi mata memberitahu saya bahwa dua penyerang mendekati pintu masuk masjid di mana terdapat enam penjaga, dan tiga di antaranya membawa senjata,” ujar Shahzar Malik, jurnalis BBC Urdu.

Polisi belum membagikan rincian apa pun tentang baku tembak.

Kecaman Aksi

Ledakan di sebuah masjid di Islamabad telah dikecam dengan keras oleh Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari.

“Menargetkan warga sipil yang tak bersalah adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.” Ucap Zandari.

Ia juga mengatakan bahwa seluruh bangsa berdiri bersama-sama dengan keluarga yang terdampak, seperti dilaporkan oleh kantor berita AP.

Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif juga dengan tegas mengecam ledakan di Islamabad.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun X pemerintah Pakistan, Sharif menyampaikan dukacita dan kesedihannya yang mendalam, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang terdampak.

Sharif menyerukan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden tersebut dan mengatakan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut harus segera diidentifikasi.

Penulis

Seorang pemuda dengan minat terhadap banyak hal dan penuh pertanyaan dalam benaknya. Berharap mampu memberikan dampak positif melalui tulisannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascatabrakan Maut, KAI Tutup Permanen Perlintasan di Gresik

    Pascatabrakan Maut, KAI Tutup Permanen Perlintasan di Gresik

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – PT KAI bersama instansi terkait memutuskan menutup permanen Perlintasan Sebidang Nomor 11 di antara Stasiun Indro dan Kandangan, Gresik, Jawa Timur, menyusul insiden truk menerobos rel yang menewaskan asisten masinis KA Commuter Line Jenggala. Luqman Arif dari KAI menjelaskan bahwa pihak terkait telah sepakat menutup perlintasan. “Para pihak terkait telah sepakat untuk menutup perlintasan […]

  • korut

    Ambisi Kim Jong Un: Siap Bangun Kapal Perusak 5.000 Ton!

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Kim Jong Un berencana membangun satu lagi kapal perusak berbobot 5.000 ton untuk memperkuat armada Angkatan Laut Korea Utara (Korut). Laporan Channel NewsAsia, rencana ini diumumkan oleh media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) setelah sebelumnya dua kapal serupa telah diluncurkan sepanjang tahun ini, pada Selasa (22/7/2025). Pemimpin Korut itu sejak lama menegaskan […]

  • Pembebasan Bersyarat Setnov dari Kasus Korupsi E-KTP, Kini Digugat

    Pembebasan Bersyarat Setnov dari Kasus Korupsi E-KTP, Kini Digugat

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Eks Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Setya Novanto (Setnov) mendapatkan bebas bersyarat dari tahanan dari kasus korupsi E-KTP. Namun, kini kembali digugat. Pembebasan bersyarat tersebut kemudian digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan nomor perkara 357/G/2025, pada Rabu (29/10/2025). Sidang perdananya pun sudah digelar. Gugatan tersebut dilayangkan oleh Aliansi Rakyat untuk […]

  • Trump Boikot KTT G20 di Afrika Selatan, Tuduhan Hingga Implikasi

    Trump Boikot KTT G20 di Afrika Selatan, Tuduhan Hingga Implikasi

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keputusan untuk memboikot Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2025 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu-Minggu (22–23/11/2025). Langkah tersebut sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap petani kulit putih di negara tersebut. Mengutip ANTARA, Trump menyebut tidak akan ada perwakilan pemerintah Amerika Serikat yang menghadiri […]

  • MBG

    Kadisdik: Ada Cacing Tanah di MBG SMAN 6 Medan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Warganet kembali dihebohkan dengan video yang menampilkan cacing tanah di dalam lauk Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 6 Medan. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut Alexander Sinulingga mengungkapkan makanan tersebut belum sempat dimakan siswa dan hanya ada di satu nampan saja. “Cuma satu saja, belum (sempat di makan),” tutur Alexander Sinulingga, Jumat […]

  • BEM SI Kecam Penangkapan Mahasiswa ITB Pembuat Meme AI Prabowo-Jokowi

    BEM SI Kecam Penangkapan Mahasiswi ITB Pembuat Meme AI Prabowo-Jokowi

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Aliansi mahasiswa di bawah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan sikap tegas menentang penangkapan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) oleh kepolisian. Koordinator Pusat BEM SI Herianto menilai tindakan ini sebagai bentuk represi terhadap kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi. “Kami memandang bahwa segala bentuk represif terhadap mahasiswa telebih dalam konteks penyampaian aspirasi […]

expand_less