Imbas Tawuran, Penumpang Stasiun Manggarai Ikut Terkena Gas Air Mata
- account_circle Nazula Destiyana
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026

menalar.id., – Tawuran kembali terjadi di terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026). Namun, publik dihebohkan dengan rekaman yang memperlihatkan sejumlah penumpang di stasiun KRL Manggarai terkena gas air mata.
Menurut laporan, aparat melepaskan gas air mata untuk membubarkan tawuran. Akibatnya, sejumlah penumpang KRL turut merasakan dampaknya. Salah satu penumpang yang terkena, yaitu Dian.
Kronologi Kejadian
Saat kejadian, Dian berada di lobi lantai 1. Ia samar-samar mendengar teriakan peringatan terkait gas air mata yang mulai masuk ke area peron.
Namun, karena peringatan tersebut bukan dari pertugas, ia tetap turun ke peron tujuan Stasiun Tanah Abang.
“Ada orang-orang riweuh katanya matanya pedes-pedes, ada tawuran. Tapi enggak dengar peringatan apa-apa dari petugas. Makanya aku turun,” jelas Dian, Jumat (2/1/2026) melansir Kompascom.
Setibanya di peron, Dian tidak melihat adanya kereta yang datang dalam waktu cukup lama. Ia kemudian membuka media sosial dan menemukan informasi tentang tawuran di Terowongan Manggarai.
Dian sempat mengira situasi aman karena lokasi tawurantidak terlalu dekat dan unggahan tersebut tampak sudah beberapa waktu lalu. Tak lama setelah itu, matanya mulai terasa perih.
“Pas itu aku mulai merasa kok mata samar-samar pedas ya. Ini yang dimaksud gas air mata kata orang-orang mungkin. Terus bener, makin pedas,” jelas dia.
Untuk mengurangi rasa perih, Dian mengenakan kacamata dan memutuskan keluar dari stasiun untuk mencari moda transportasi lain. Saat melintasi Terowongan Manggarai, ia kembali merasakan efek gas air mata, kali ini di bagian hidung.
“Pas lewat terowongan Manggarai itu nyengat ke hidung, tapi enggak berasa pedas lagi di mata, karena sudah pakai kacamata,” tutur dia.
Respons KAI
Sementara itu, VP Corsec KAI Commuter Indonesia Karina Amanda membenarkan jika gas air mata sempat masuk ke area stasiun akibat terbawa angin.
“Dapat kami sampaikan adanya gas air mata yang terbawa angin sampai mengenai pengguna Commuter Line di Stasiun Manggarai terkait adanya tawuran di underpass barat Stasiun Manggarai,” kata Karina, Jumat (2/1/2026).
Karina menyatakan, petugas langsung mengimbau penumpang untuk menjauhi area terdampak serta memberikan penanganan medis bagi yang membutuhkan. Ia memastikan insiden tersebut tidak mengganggu perjalanan KRL.
Untuk mengantisipasi kejadian lanjutan, aparat kepolisian bersama KAI Commuter Indonesia tetap bersiaga di lokasi. Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKBP Murodih menjelaskan, tawuran melibatkan warga RW 004 dan RW 012 Kelurahan Manggarai.
Kedua kelompok saling menyerang menggunakan petasan dan batu.
“Tiba-tiba kedua kelompok sekitar 20 orang saling menyerang melempar batu dan petasan di Terowongan Manggarai,” kata Murodih.
Murodih memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat menyatakan situasi telah kembali kondusif sejak pukul 16.10 WIB.
Penulis Nazula Destiyana
Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.
