Breaking News

Polisi Tahan Ketua DPD Partai Hanura Bambang Raya Terkait Pornografi

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025

menalar.id,. – Kepolisian resmi menahan Bambang Raya, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Tengah, sebagai tersangka dalam kasus pornografi yang melibatkan layanan striptis di karaoke Mansion KTV & Bar Semarang.

Kombes Pol Dwi Subagio, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menahan Bambang Raya alias BR di Rutan Polda mulai Jumat (20/6/2025).

“Benar, Krimum Polda Jateng telah melakukan penahanan terhadap tersangka BR,” kata Kombes Dwi saat dikonfirmasi Tirto, Jumat malam. Ia menjelaskan bahwa tersangka langsung ditahan setelah memenuhi panggilan penyidik dan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Bambang Raya diperiksa di lingkungan Polda Jawa Tengah pada Jumat (20/6/2025) mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Sebelumnya, penyidik telah mengirim dua kali panggilan pemeriksaan pada Kamis (12/6/2025) dan Kamis (19/6/2025), namun tersangka selalu mangkir. Penyidik menjeratnya dengan UU No. 44/2008 tentang Pornografi dan Pasal 296 KUHP tentang pelanggaran kesusilaan.

Pada panggilan pertama, Bambang beralasan sedang ada kegiatan. Pada panggilan kedua, ia kembali mengaku sibuk dengan urusan organisasi. Namun, Kombes Dwi menyatakan bahwa tersangka tidak memberikan penjelasan rinci apakah kegiatan tersebut terkait partai atau bukan.

“Kami tidak tahu,” ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa Bambang Raya ditetapkan sebagai tersangka karena merupakan pemilik Mansion KTV yang menyediakan layanan striptis. Lokasi karaoke tersebut berada di Jalan Kiai Saleh, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Mengutip laporan Antara, Bambang sebagai pemilik tempat hiburan diduga mengetahui adanya paket penari telanjang di usahanya tersebut. Ia juga diyakini ikut menikmati keuntungan dari praktik haram itu.

Awalnya, Polda Jateng menggerebek Mansion Executive Karaoke pada Kamis (27/2/2025). Operasi ini dilakukan karena tempat hiburan itu diduga menyelenggarakan pertunjukan striptis dan prostitusi. Saat penggerebekan, polisi mengamankan 20 orang untuk diperiksa, termasuk 16 wanita pendamping (lady companion), seorang manajer, serta dua “mami” dan satu “papi” yang diduga menjadi mucikari.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidan di Serang Jadi Terdakwa KDRT, Padahal Bukti Video Mengatakan Sebagai Korban

    Bidan di Serang Jadi Terdakwa KDRT, Padahal Bukti Video Mengatakan Sebagai Korban

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Seorang bidan berinisial DLT (43) dari Waringin Kurung, Serang, Banten, kini harus berhadapan dengan tuntutan pidana 5 tahun penjara setelah jaksa mendakwanya melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap suaminya, DM, seorang anggota TNI. Namun, kuasa hukum DLT menegaskan kliennya justru merupakan korban dalam kasus ini. Proses Hukum yang Dipertanyakan Ely Nursamsiah, pengacara DLT, […]

  • Mendagri: Pengusaha Siap Sumbang 125 Ribu Baju Reject untuk Korban Sumatera

    Mendagri: Pengusaha Siap Sumbang 125 Ribu Baju Reject untuk Korban Sumatera

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menuturkan jika dua pengusaha yang ia kenal ingin menyumbangkan 125 ribu baju reject ekspor untuk korban banjir dan longsor di Pulau Sumatra. Namun, Tito menyebut penyaluran bantuan tersebut masih harus mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Hal itu ia sampaikan pertama […]

  • Komisi I DPR Percepat Rapat RUU Penyiaran, Khawatir Situasi Demo Memanas

    Komisi I DPR Percepat Rapat RUU Penyiaran, Khawatir Situasi Demo Memanas

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempercepat jalannya rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran, Senin (25/8/2025). Wakil Ketua Komisi I Dave Laksono khawatir peserta rapat akan kesulitan meninggalkan kompleks parlemen karena aksi demonstrasi yang kian memanas di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta. “Pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya para […]

  • Muncul KKP, Polda Papua Soroti Ancaman Baru

    Muncul KKP, Polda Papua Soroti Ancaman Baru

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Polda Papua mengungkap kemunculan kelompok baru yang disebut Kelompok Kriminal Politik (KKP). Kelompok ini dinilai menyebarkan paham separatisme melalui pendekatan ideologis, dan disebut berpotensi lebih berbahaya dibanding Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). “Kalau ini tidak ditangani dengan serius, bisa menumbuhkan simpati baru dan itu jauh lebih berbahaya,” ujar Wakapolda Papua Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, […]

  • tuvalu

    82% Warga Tuvalu Berebut Visa Iklim ke Australia, Negara Terancam Tenggelam

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Sebanyak 82 persen atau sekitar 10.643 jiwa dari total populasi Tuvalu, dilaporkan telah mendaftar untuk mendapatkan visa iklim agar dapat pindah ke Australia. Hal ini, dilakukan akibat adanya ancaman dari permukaan air laut yang semakin naik. Lonjakan pendaftaran ini terjadi karena Australia menyediakan visa iklim khusus bagi warga Tuvalu setiap tahunnya. Program ini […]

  • PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    PM Thailand Minta Maaf, Akui Gagal Tangani Banjir di Thailand

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Farrel Aditya
    • 0Komentar

    menalar.id,.- Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf atas kegagalan pemerintahannya dalam melindungi masyarakat yang terdampak banjir. Ia berjanji akan melakukan perbaikan. Anutin mengaku banjir yang telah merenggut 176 nyawa warganya merupakan kesalahannya. Permintaan maaf itu Anutin sampaikan saat mengunjungi wilayah Hat Yai di selatan. Hat Yai adalah kawasan yang paling terdampak banjir besar akibat […]

expand_less