Breaking News

BRIN: Penurunan Tanah Jadi Faktor Utama Banjir Jakarta, Ini Siasatnya

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026

menalar.id,. – Pakar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai faktor utama banjir di Jakarta selalu parah karena adanya penurunan muka tanah (land subsidence). Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN Budi Heru Santosa mengungkapkan hasil pengolahan citra satelit menunjukkan sejumlah wilayah Jakarta mengalami penurunan muka tanah lebih dari 10 sentimeter per tahun.

“Penurunan muka tanah dipicu oleh dua faktor utama, yakni kondisi alami lapisan tanah aluvial Jakarta yang mudah terkompaksi serta aktivitas manusia, terutama pengambilan air tanah secara berlebihan,” kata Budi dalam diskusi ‘Mengurai Banjir Jakarta Berbasis Riset’ di Jakarta, Rabu (4/2/2026), melansir Antara.

Alasan Penyedotan Air Tanah

Budi mengakui kebutuhan air bersih yang terus meningkat mendorong masyarakat dan pelaku usaha menyedot air tanah dalam jumlah besar. Kondisi itu terjadi karena jaringan air perpipaan belum menjangkau seluruh wilayah secara merata.

Namun, sejumlah riset dari berbagai instansi, termasuk BRIN menemukan aktivitas penyedotan air tanah yang malah menyebabkan rongga tanah kehilangan kandungan air. Akibatnya, lapisan tanah mengalami pemampatan dan permukaan tanah turun secara bertahap.

Penurunan Muka Tanah di Berbagai Daerah

Fenomena penurunan muka tanah ini paling banyak terjadi di kawasan pesisir utara Jakarta, mencakup wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, serta sebagian Jakarta Pusat. Budi mengibaratkan kondisi Jakarta seperti mangkuk atau bowl effect, di mana daratan berada lebih rendah dari permukaan laut dan dikelilingi tanggul.

Situasi tersebut membuat air hujan yang masuk sulit mengalir keluar tanpa bantuan pompa. Dampaknya, genangan air bertahan lebih lama dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi atau ketika pasang laut terjadi secara bersamaan.

“Maka pengendalian pengambilan air tanah serta penyediaan air perpipaan menjadi langkah penting untuk menekan laju penurunan muka tanah di Jakarta,” kata Heru.

Strategi Jangka Pendek dan Jangka Panjang dari BRIN

Selain itu, Budi menegaskan penanganan banjir Jakarta perlu dilakukan melalui strategi terpadu yang mencakup langkah jangka pendek dan jangka panjang. Untuk penanganan cepat, ia memaparkan sejumlah prioritas yang harus segera dijalankan.

Pertama, pemerintah perlu menerapkan sistem polder di kawasan dengan tingkat risiko banjir tinggi. Sistem ini berperan mengendalikan tinggi muka air dengan memanfaatkan pompa dan tanggul.

Kedua, pihak terkait harus mengoptimalkan sistem peringatan dini yang terintegrasi dengan analisis data terkini, termasuk pemanfaatan algoritma kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Ketiga, pembangunan infrastruktur pengendali banjir di wilayah hulu harus dipercepat agar debit air yang mengalir ke Jakarta dapat ditekan sejak awal. Di saat yang sama, BRIN terus mengembangkan berbagai riset teknologi untuk mendukung kebijakan jangka panjang dalam pengendalian banjir.

Salah satu riset tersebut memanfaatkan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) melalui pemodelan dua dimensi dan tiga dimensi yang dikombinasikan dengan analisis multi-track InSAR. Teknologi ini memungkinkan pemantauan penurunan muka tanah secara presisi sekaligus memetakan wilayah yang rawan banjir.

Selain itu, BRIN juga menerapkan kecerdasan buatan untuk memprediksi kenaikan muka air di Bendungan Katulampa berbasis data satelit. Model prediksi tersebut mampu memperpanjang dan meningkatkan akurasi waktu peringatan dini bagi warga Jakarta, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secara lebih optimal.

“Solusi ini memang tidak mudah diterapkan, tetapi bukan tidak mungkin. Kuncinya adalah komitmen politik lintas wilayah, koordinasi antarlembaga, serta partisipasi aktif masyarakat,” tegas Budi.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kiamat dalam Tafsir al-Tabari: Sebuah Renungan Spiritual dan Moral dalam Kehidupan Umat Islam

    Hari Kiamat dalam Tafsir al-Tabari: Sebuah Renungan Spiritual dan Moral dalam Kehidupan Umat Islam

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Hari Kiamat dalam Tafsir al-Tabari: Sebuah Renungan Spiritual dan Moral dalam Kehidupan Umat Islam Muhamad Zaedan Fahmi Syukur Fitriana M.A.,M.Ed.,PhD UIN Syarif Hidayatullah Jakarta muhamadzaedan31@gmail,com f4hmighazi@gmail.com fitriana@uinjkt.ac.id Abstract: Belief in the Day of Judgment is one of the central teachings in Islam that shapes how Muslims view life on earth. Tafsir al-Tabari, as […]

  • Anggota DPR yang Dinonaktifkan Tak Dapat Gaji dan Fasilitas

    Anggota DPR yang Dinonaktifkan Tak Dapat Gaji dan Fasilitas

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa anggota dewan yang sudah ditetapkan sebagai nonaktif tidak akan lagi menerima gaji maupun fasilitas kedewanan lainnya. Pernyataan itu ia sampaikan usai berdialog dengan perwakilan mahasiswa di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (3/9/2025). Menurut Dasco, surat terkait kebijakan ini sudah dikirimkan ke Sekretariat […]

  • Presiden Prabowo Subianto meresmikan kilang bernama Refinery Development Master Plan (RDMP) milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

    Kasus Korupsi Pertamina Belum Usai, Prabowo Resmikan Kilang Terbesar RI

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Presiden Prabowo Subianto meresmikan kilang bernama Refinery Development Master Plan (RDMP) milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). Klang minyak ini merupakan yang terbesar di Indonesia. “Rencana peresmian Infrastuktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada esok hari, Senin, 12 Januari 2026,” kata Secretaries Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam akun Instagram seskab […]

  • TPNPB Ancam Dokter di Papua, Tuding Aparat Militer

    TPNPB Ancam Dokter di Papua, Tuding Aparat Militer

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengancam akan menyerang para dokter yang bertugas di rumah sakit wilayah konflik Papua. Kelompok ini menuding para tenaga medis itu bukan lagi warga sipil, melainkan bagian dari aparat militer Indonesia, Sabtu (26/7/2025). “Mereka bukan lagi tenaga kesehatan sipil melainkan aparat militer Indonesia yang ditugaskan di […]

  • Gates Foundation Tunjuk Sri Mulyani Jadi Anggota Dewan Direksi

    Gates Foundation Tunjuk Sri Mulyani Jadi Anggota Dewan Direksi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Gates Foundation menunjuk Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota Dewan Direksi, pada Selasa (13/1/2026). Miliarder sekaligus pendiri Microsoft Bill Gates mendirikan Gates Foundation yang merupakan yayasan filantropi global. Mengutip CNBC Indonesia, CEO dan anggota dewan pengurus Gates Foundation Mark Suzman mengumumkan pengangkatan Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota dewan pengurus melalui siaran persnya. […]

  • I Tried Hostinger’s New Horizons AI Developer Tool: Is the Hype Justified?

    I Tried Hostinger’s New Horizons AI Developer Tool: Is the Hype Justified?

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Hostinger Horizons is marketed as an easy way for non-developers without a technical background to build their own apps, but it can also be used to build websites. I decided to try both and in this post I will share the results with you. I’ll also provide my overall thoughts on Hostinger Horizons’s strengths, limitations, […]

expand_less