Breaking News

Polisi Selidiki Kerusakan Properti Pemda Akibat Aksi Unjuk Rasa di Surabaya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 25 Mar 2025

menalar.id – Polrestabes Surabaya sedang menyelidiki perusakan sejumlah properti milik pemerintah daerah (Pemda) yang terjadi saat unjuk rasa menanggapi pengesahan Undang-Undang (UU) TNI di Jalan Gubernur Suryo, tepat di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Menurut AKP Rina Shanty Dewi, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, sejumlah tiang bendera milik Pemprov Jawa Timur rusak, dengan jumlah sekitar empat hingga lima buah. Selain itu, dua CCTV milik Pemkot Surabaya yang terpasang di pedestrian Jalan Gubernur Suryo juga turut rusak. Tak hanya itu, sebuah gapura bertema Ramadhan yang dimiliki Pemprov Jatim di sebelah timur Gedung Negara Grahadi juga mengalami kerusakan.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas tindakan perusakan properti Pemda tersebut. AKP Rina menambahkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian sudah memberikan imbauan kepada mahasiswa untuk menghindari aksi berlebihan dan mengenakan pita sebagai penanda agar dapat membedakan peserta unjuk rasa.

Pihak kepolisian menyesalkan adanya oknum yang merusak properti pemerintah, karena hal tersebut bisa menimbulkan kesan negatif terhadap aksi unjuk rasa yang seharusnya berlangsung damai. Hingga pukul 18.20 WIB, sebagian massa masih bertahan di jalan raya depan Alun-Alun Kota Surabaya. Karena aksi tersebut sudah melebihi batas waktu yang ditentukan, pihak kepolisian akhirnya membubarkan massa. Sesuai aturan, aksi unjuk rasa di tempat terbuka hanya diperbolehkan antara pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dan di tempat tertutup antara pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Polrestabes Surabaya, bersama 1.128 personel dari Polda Jawa Timur, mengawal aksi unjuk rasa yang dimulai pada pukul 13.25 WIB dari Jalan Basuki Rahmat menuju Gedung Negara Grahadi. Ketegangan terjadi saat massa melempar botol air mineral ke arah petugas yang berjaga di pintu gerbang Gedung Negara Grahadi pada pukul 16.25 WIB. Selain merusak pembatas kawat berduri, para pengunjuk rasa juga merusak gapura bertema Ramadhan, mencabut tiang dan bendera milik Pemprov Jatim, serta merusak CCTV milik Pemkot Surabaya.

Polisi terus berupaya untuk mengidentifikasi pelaku perusakan dan menjaga keamanan di lokasi

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haedar Nashir: Peringatan Hari Lahir Pancasila Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

    Haedar Nashir: Peringatan Hari Lahir Pancasila Harus Jadi Komitmen Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen nilai dan moral kebangsaan, bukan sekadar acara seremonial belaka. Pernyataan ini ia sampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (1/6/2025). “Jadikan momentum kelahiran Pancasila sebagai komitmen nilai dan moral kebangsaan untuk merefleksikan […]

  • ASEAN

    RI Siap Kawal Timor Leste Jadi Anggota Penuh ASEAN

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir (Tata), menegaskan Indonesia mendukung upaya Timor Leste untuk menjadi anggota tetap Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN). Pernyataan ini disampaikan saat acara Pidato Kebijakan (policy speech) Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta, di Sekretariat ASEAN, Jumat (1/8/2025). “Indonesia telah berada di garis terdepan dalam mendukung aspirasi Timor […]

  • Prabowo Minta TNI-Polri Jadi Petugas Haji, Mabes Polri: “Siap Bos!”

    Prabowo Minta TNI-Polri Jadi Petugas Haji, Mabes Polri: “Siap Bos!”

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Markas Besar (Mabes) Polri akan menyiapkan dukungan berupa penambahan anggota Perlindungan Jemaah (Linjam) untul Kementerian Haji (Kemenhaj). Adapun rencana ini disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut Sumber Daya Manusia […]

  • DPR Kawal Penulisan Ulang Sejarah Lewat Tim Gabungan Komisi

    DPR Kawal Penulisan Ulang Sejarah Lewat Tim Gabungan Komisi

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- DPR RI memutuskan untuk ikut turun tangan dalam proses penulisan ulang sejarah yang tengah dilakukan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud). Hal ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR, dan memastikan penulisan sejarah dilakukan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan pembentukan tim ini dilakukan setelah berkonsultasi dengan Ketua […]

  • Prabowo Nyaman dengan PKB dan NU, Isyarat Koalisi 2029?

    Prabowo Nyaman dengan PKB dan NU, Isyarat Koalisi 2029?

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kedekatannya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam acara puncak Hari Lahir ke-27 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Ucapan tersebut memunculkan spekulasi tentang arah koalisi politik menuju Pilpres 2029. “Saya nyaman di tengah PKB. Saya nyaman di tengah Nahdlatul Ulama. Saya merasa dekat dengan tokoh-tokoh […]

  • aksi kamisan

    Tuntut KUHAP, KontraS: “Kami Pertimbangkan untuk Judicial Review”

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Aksi Kamisan ke-887 kembali berlangsung di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat (20/11/2025). Para peserta menuntut pemerintah untuk mencabut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) karena dinilai memperluas potensi penyalahgunaan kewenangan aparat. Para peserta aksi membawa berbagai poster dengan beragam tulisan, di antaranya; ‘Tolak Revisi KUHAP, Lindungi Hak Rakyat’,  ‘KUHAP Direvisi: Kekuasaan Pengak Hukum […]

expand_less