Breaking News

Asap Menyengat dari Pabrik Kimia Cilegon, Puluhan Warga Dilarikan ke Puskesmas

  • account_circle Farrel Aditya
  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026

menalar.id,.- Sebuah pabrik penyimpanan bahan kimia di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Minggu (1/2/2026) diduga mengalami kebocoran yang menimbulkan kepulan gas berwarna kuning kecoklatan beraroma menyengat.

Asap dari gas yang mengepul tersebut juga mengakibatkan sejumlah warga mengalami sesak napas hingga muntah-muntah.

Berdasarkan laporan Metro TV, asap atau gas berwarna kuning kecokelatan pekat ini tampak membumbung keluar dari pabrik kimia milik PT Vopak Terminal Merak.

Warga setempat melaporkan tercium bau menyengat sebelum asap mulai mengepul.

“(Asap mengepul) setengah jam,” ujar Rismone Lumban Tobing, warga setempat.

Warga yang terdampak kini telah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan. Sebagian besar yang mengeluhkan akibat asap tersebut merupakan lansia dan anak-anak.

Klarifikasi dari Pihak Perusahaan

Pihak manajemen PT Vopak Terminal Merak angkat bicara terkait insiden kepulan asap kuning kecokelatan yang sempat memicu kepanikan warga. Perusahaan memastikan bahwa fenomena tersebut bukanlah akibat kebocoran tangki atau kegagalan produksi.

Meskipun begitu, dampak dari asap berbau menyengat tersebut sempat membuat 46 warga, termasuk lansia dan anak-anak, dilarikan ke puskesmas.

HRD PT Vopak Terminal Merak Ajeng Yuanita menjelaskan bahwa kepulan asap yang membumbung tinggi muncul ketika petugas tengah melakukan kegiatan pembersihan rutin di fasilitas perusahaan.

“Kepulan asap kuning kecokelatan itu bukan karena kebocoran atau kegagalan produksi. Itu merupakan sisa pembuangan yang bercampur dengan uap pada saat kegiatan pembersihan pipa dilakukan,” ujar Ajeng, mengutip iNews, Minggu (1/2/2026).

Pihak perusahaan turut menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang ditimbulkan dan menyatakan komitmen untuk mengevaluasi prosedur kerja agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Tanggapan DLH dan Pemerintah

Menanggapi keluhan warga terkait bau menyengat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon segera bertindak dengan mengerahkan tim teknis ke area sekitar pabrik.

Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin menyampaikan bahwa pihaknya telah memasang empat alat pemantau kualitas udara di permukiman warga terdampak. Upaya tersebut dilakukan guna memberikan kepastian hukum sekaligus menjamin rasa aman bagi masyarakat.

“Kami telah memasang empat alat pemantau udara untuk memonitoring kandungan gas di sekitar lokasi. Alat ini akan menunjukkan apakah asap yang keluar tersebut mengandung zat berbahaya atau masih dalam batas aman bagi pernapasan manusia,” ucap Sabri.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu pagi, aktivitas masyarakat di sekitar pabrik penyimpanan bahan kimia tersebut mulai kembali normal.

Meski demikian, rasa waswas masih dirasakan warga yang berupaya tetap tenang sambil menunggu hasil resmi uji laboratorium dari DLH.

“Kami masih khawatir, tapi ya mau bagaimana lagi, kami tinggal di sini. Kami berharap hasilnya segera keluar agar kami tahu apakah udara di sini benar-benar aman,” ungkap salah seorang warga setempat.

Pemerintah Kota Cilegon juga mengimbau warga agar segera melapor ke posko kesehatan apabila kembali mengalami gejala klinis setelah kejadian tersebut.

Penulis

Seorang pemuda dengan minat terhadap banyak hal dan penuh pertanyaan dalam benaknya. Berharap mampu memberikan dampak positif melalui tulisannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Tangerang Sachrudin mengumumkan status darurat bencana hidrometeorologi periode Desember 2025 hingga Maret 2025 kepada masyarakatnya.

    Tangerang Darurat Bencana Ekstrem, Walkot Peringati Warga!

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Wali Kota Tangerang Sachrudin mengumumkan status darurat bencana hidrometeorologi periode Desember 2025 hingga Maret 2026 kepada masyarakatnya. Hal itu ia sampaikan saat apel di Situ Cipondoh. Adapun tujuan apel tersebut untuk memperingati 700 personel lintas instansi terkait bencana ini. “Sepanjang tahun ini, tren banjir, genangan, dan angin kencang mengalami peningkatan signifikan. Karena itu, […]

  • Ramai Isu Gaji DPR Naik Rp 3 Juta per Hari, Puan Maharani: “Enggak Ada”

    Ramai Isu Gaji DPR Naik Rp 3 Juta per Hari, Puan Maharani: “Enggak Ada”

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Nisrina
    • 0Komentar

    menalar.id – Media sosial belakangan ini diramaikan kabar soal gaji anggota DPR RI naik hingga Rp 3 juta per hari. Isu itu ramai beredar di medsos dan menuai kritik warganet. Ketua DPR RI Puan Maharani membantah isu tersebut. Ia menegaskan tidak ada kenaikan gaji bagi anggota dewan. “Enggak ada kenaikan, hanya, sekarang DPR udah tidak […]

  • Malaysia Ajak China Untuk Teken Traktar Nuklir ASEAN

    Malaysia Ajak China Untuk Teken Traktar Nuklir ASEAN

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Malaysia menyatakan China bersedia menandatangani traktat senjata nuklir ASEAN apabila dokumen pendukungnya rampung. Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, mengungkapkan bahwa Beijing telah memberikan komitmen untuk menyetujui perjanjian tersebut tanpa syarat. “China telah menyatakan kesiapannya untuk menandatangani traktat ini tanpa syarat,” ujar Hasan dalam rangkaian pertemuan para menteri luar negeri ASEAN (AMM) di […]

  • Ira Puspadewi Resmi Bebas Dari Vonis 4,5 Tahun Penjara

    Ira Puspadewi Resmi Bebas Dari Vonis 4,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Azka Al Ath-Har
    • 0Komentar

    menalar.id., – Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi resmi bebas dari ruang tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat (28/11/2025). Ira bebas setelah mendapatkan rehabilitasi dari Presiden Prabowo. Tim kuasa hukum dan keluarganya menyambut kebebasan Ira di rutan KPK. Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP 2019–2024 Muhammad Yusuf Hadi bersama […]

  • 700 Jurnalis PHK di 2025, Alarm Merah bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia

    700 Jurnalis PHK di 2025, Alarm Merah bagi Masa Depan Demokrasi Indonesia

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Industri media Indonesia tengah menghadapi ujian berat di tengah gempuran era digital. Perubahan pola konsumsi masyarakat dan migrasi besar-besaran iklan ke platform digital telah memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan media ternama. Kompas TV menjadi yang terbaru melakukan PHK massal terhadap ratusan karyawannya. Tak kalah drastis, MNC Group melalui Global TV […]

  • DPR Bahas Revisi UU Polri Usai RUU TNI, Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Usulan Kontroversial

    Usai Dwifungsi RUU TNI, Terbitlah RUU Pori Multifungsi

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak menutup kemungkinan akan segera membahas revisi UU Polri setelah mereka menyelesaikan pengesahan RUU TNI. Ketua DPR Puan Maharani menyatakan bahwa DPR masih menunggu surat presiden (surpres) mengenai RUU Polri sebelum memulai pembahasannya. “Kami belum menerima surpres. Kami akan meninjau kembali,” ujarnya secara singkat di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, […]

expand_less