Breaking News

Kementan Ungkap Potensi Kerugian Rp99,35 Triliun Akibat Kecurangan Peredaran Beras

  • account_circle Sayida
  • calendar_month Kam, 26 Jun 2025

menalar.id,. – Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkap hasil investigasi terkait dugaan kecurangan dalam perdagangan beras, mulai dari mutu hingga harga. Temuan ini mengungkap potensi kerugian konsumen mencapai Rp99,35 triliun per tahun akibat praktik tidak sesuai standar.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa mayoritas beras di pasaran, baik kategori premium maupun medium, tidak memenuhi volume, melampaui harga eceran tertinggi (HET), tidak teregistrasi PSAT, dan memiliki mutu di bawah standar Permentan No.31/2017.

“Potensi kerugian kita Rp99,35 triliun. Ini hasil tim turun ke lapangan,” tegas Amran dalam konferensi pers, Kamis (26/6/2025).

Produksi Tinggi, Distribusi Beras Bermasalah

Amran menyatakan, investigasi ini berawal dari kejanggalan distribusi beras meski produksi padi nasional mencapai rekor tertinggi dalam 57 tahun terakhir, dengan cadangan 4,15 juta ton.

Kementan bersama Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan, Kejaksaan, dan Kepolisian melakukan pemeriksaan langsung di sejumlah lokasi. Hasilnya, dari 136 sampel beras premium:

– 85,56% tidak memenuhi standar mutu

– 59,78% melanggar HET

– 21,66% tidak sesuai berat kemasan

Sementara untuk beras medium (76 merek):

– 88,24% di bawah standar mutu

– 95,12% melebihi HET

– 9,38% tidak memenuhi ketentuan kemasan

Pemeriksaan Melibatkan 13 Laboratorium

Untuk memastikan akurasi, Kementan menggunakan 13 laboratorium di 10 provinsi.

“Kami gunakan lab agar tidak ceroboh. Ini isu sensitif,” jelas Amran.

Pengambilan sampel dilakukan 6-23 Juni 2025 terhadap 268 sampel dari Pasar Induk Beras Cipinang, Jabodetabek, hingga Sulawesi Selatan.

Ultimatum 14 Hari untuk Pelaku Usaha

Amran memberi tenggat 14 hari bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan praktik distribusi.

“Mulai hari ini harus berbenah. Dua minggu ke depan harus sudah sesuai standar. Jika tidak, akan ada tindakan tegas,” tegasnya.

Tindakan ini menjadi upaya serius pemerintah menjamin perlindungan konsumen dan stabilitas harga pangan.

Penulis

Memimpin tim redaksi dengan fokus pada pemberitaan akurat, mendalam, dan memancing nalar pembaca. Fokus di rubrik nasional, ekonomi, dan hukum

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman SNBT 2025 Resmi Dirilis Hari Ini Pukul 15.00, Cek dengan Benar!

    Pengumuman SNBT 2025 Rilis Hari Ini Pukul 15.00, Cek dengan Benar!

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Pengumuman hasil SNBT 2025 resmi dilaksanakan hari ini, Rabu (28/5/2025), pukul 15.00 WIB. Ketua Umum Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, menyampaikan bahwa peserta bisa mengakses hasil seleksi lewat situs resmi https://pengumuman-snbt.snpmb.id. Saat memeriksa, peserta perlu memasukkan nomor UTBK-SNBT 2025 dan tanggal lahir sesuai data yang sudah mereka daftarkan di sistem SNPMB. Apabila melihat […]

  • Tren Velocity: Efek TikTok atau Konsep Kecepatan dalam Fisika?

    Tren Velocity: Efek TikTok atau Konsep Kecepatan dalam Fisika?

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Beberapa bulan terakhir, media sosial khususnya TikTok tengah ramai dengan sebuah tren bernama velocity. Tidak seperti tren lainnya, velocity memadukan efek suara dan gerakan yang dimainkan dengan tempo cepat maupun lambat sesuai ketukan lagu, sehingga siapapun dapat menyunting video mereka agar lebih sinkron. Untuk mengatur efek velocity, kamu hanya perlu menyesuaikan levelnya. Jika […]

  • Kemlu Pulangkan 400 WNI Korban TPPO dari Myawaddy, Myanmar

    Kemlu Pulangkan 400 WNI Korban TPPO dari Myawaddy, Myanmar

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kemlu berhasil membawa pulang 400 WNI yang menjadi korban penipuan online di Kota Myawaddy, Myanmar. Para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut dibawa keluar dari wilayah konflik itu pada Senin (17/3). Dikutip dari keterangan pers KBRI Bangkok, 400 WNI tersebut terdiri dari 313 laki-laki dan 87 perempuan, enam di antaranya dalam kondisi […]

  • Ramadlan, Jalan Spiritual Manusia

    Ramadlan, Jalan Spiritual Manusia

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Sebagian orang berpendapat bahwa manusia tercipta dari dua dimensi dasar, yaitu ruhaniyah (spiritual) dan jasadiyah (material). Dimensi ruhaniyah terbentuk dari aspek ruhani atau ruh (rũh) dan dimensi jasadiyah terbentuk dari aspek biologis tanah. Secara kosmologis, ruh tercipta lebih dulu dari pada jasad. Selain itu, secara ontologis ruh merupakan sesuatu yang suci sedangkan jasad bersifat […]

  • 3.337 Warga Ditangkap Saat Demo Sepekan, Kapolri Klaim Jalani Prosedur

    3.337 Warga Ditangkap Saat Demo Sepekan, Kapolri Klaim Jalani Prosedur

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam atas penangkapan sewenang-wenang serta kriminalisasi oleh aparat kepolisian terhadap warga selama gelombang demonstrasi. YLBHI mencatat lebih dari 3.000 orang ditangkap polisi dalam rentang waktu, (25/8/2025) sampai (31/8). “Setidaknya 3.337 massa aksi telah ditangkap sepanjang tanggal 25-31 Agustus 2025 di 20 kota, yaitu Jakarta, Depok, Semarang, Cengkareng, […]

  • singapura

    Warga Singapura Kini Pas-Pasan, Sulit Menabung Akibat Biaya Hidup

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Reputasi Singapura yang selama ini identik dengan pengelolaan keuangan yang cermat dan tingkat tabungan tinggi kini mulai memudar. Hal ini dipicu oleh melonjaknya biaya hidup. Para pakar menilai, mahalnya kebutuhan sehari-hari serta kecenderungan masyarakat untuk lebih mengutamakan pengalaman dan perawatan diri membuat perencanaan keuangan jangka panjang tidak lagi menjadi prioritas. Akibatnya, banyak pekerja […]

expand_less