Breaking News

Virus Nipah dari Kelelawar Buah Terdeteksi di India, Negara Asia Siaga Satu

  • account_circle Nazula Destiyana
  • calendar_month Sel, 27 Jan 2026

menalar.id,. – Otoritas kesehatan mendeteksi virus Nipah yang berasal dari kelelawar buah menjangkit warga di Benggala Barat, India. Temuan ini mendorong sejumlah negara Asia memperketat pengawasan terhadap potensi penyebaran penyakit tersebut.

Pemerintah mengambil langkah ini karena virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi. Sebagai informasi, virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya.

Penularan terutama terjadi melalui kelelawar buah dan babi. Menurut Cleveland Clinic,  infeksi virus Nipah dapat memicu beragam gejala pada manusia, mulai dari demam hingga gangguan saraf berat seperti radang otak yang berisiko menyebabkan kematian.

Langkah Sejumlah Negara

Kini, pemerintah Thailand mengonfirmasi lima kasus infeksi virus Nipah. Otoritas kesehatan negara tersebut menegaskan mereka terus memperkuat langkah pemantauan dan pencegahan guna mencegah penyebaran lebih luas.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional India turut mengonfirmasi adanya wabah tersebut. Lembaga itu menyebut wabah tersebut “tidak besar” dan terbatas pada dua “distrik di Kerala Kozhikode dan Malappuram”.

Sejumlah negara lain juga bersiaga dengan menerapkan sistem pelacakan serta pencegahan yang serupa dengan kebijakan saat pandemi COVID-19. Pemerintah Thailand pun memberlakukan kebijakan pemantauan terhadap pelancong yang masuk ke wilayahnya.

“Jika para pelancong ditemukan mengalami demam tinggi atau memiliki gejala yang sesuai dengan infeksi virus Nipah, pemeriksaan tambahan akan dilakukan di pos pemeriksaan pengendalian penyakit menular internasional,” isi pernyataannya.

Nepal juga meningkatkan kewaspadaan nasional dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara internasional. Selain itu juga memperketat pos lintas batas darat yang berbatasan langsung dengan India.

Respons Indonesia

Pakar epidemiologi dari Griffith University, Australia Dicky Budiman, menjelaskan hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus virus Nipah. Meski demikian, ia menekankan bahwa hewan pembawa virus tersebut, yakni kelelawar buah sudah ada di kawasan Asia Tenggara.

Negara-negara di Asia Selatan, khususnya India dan Bangladesh juga telah meningkatkan kewaspadaan.

”Potensi pandemi memang lebih rendah dibandingkan virus yang menular secara airborne (lewat udara), tetapi kewaspadaan mesti dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya atau masuknya kasus ini di Indonesia dan terjadi wabah lokal,” katanya.

Selain itu, Kementerian Kesehatan RI juga menjelaskan virus Nipah dapat menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, atau urine. Penularan juga bisa terjadi akibat konsumsi makanan yang terkontaminasi, karena sejumlah daerah suka mengonsumsi daging hewan yang tidak matang.

Selain penularan dari hewan ke manusia, virus Nipah juga dapat menyebar antarmanusia melalui kontak erat dengan pasien, terutama lewat cairan tubuh.

Penulis

Sejak kecil tumbuh di antara koran dan buku, kini berkembang menjadi penulis yang mengeksplorasi jurnalistik, penelitian, dan media digital. Aktif dalam kompetisi menulis dan UI/UX, serta selalu penasaran dengan dunia politik dan sains teknologi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • demo

    Pajak Membesar, Ribuan Warga Prancis Gelar Aksi “Block Everything”

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Gelombang aksi protes bertajuk “Block Everything” (blokir semuanya) melanda hampir seluruh wilayah Prancis. Ribuan warga turun ke jalan untuk menentang kebijakan Presiden Emmanuel Macron. Awalnya, seruan aksi ini hanya bergema di media sosial Facebook. Namun kemudian berkembang menjadi gerakan besar di jalanan. Menurut laporan AFP, jumlah massa yang turun mencapai sekitar 197.000 orang. […]

  • PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso, Misbakhun: Ini hadiah Ulang Tahun Ke-66 SOKSI

    PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso, Misbakhun: Ini hadiah Ulang Tahun Ke-66 SOKSI

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MENALAR.ID,. JAKARTA — Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta resmi menyatakan gugatan pihak Ali Wongso Sinaga tidak diterima dalam perkara Nomor 403/G/2025/PTUN.JKT. Putusan tersebut mempertegas legalitas kepengurusan Depinas SOKSI pimpinan Mukhamad Misbakhun yang telah disahkan melalui Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM. “Putusan ini adalah hadiah ulang tahun yang tak ternilai harganya tepat di Hari Ulang […]

  • Bobby: Bencana Sumatera Belum Perlu Status Nasional

    Bobby: Bencana Sumatera Belum Perlu Status Nasional

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution merespons desakan terkait bencana di Sumatera sebagai darurat bencana nasional. Bobby menilai penetapan status bencana nasional belum menjadi kebutuhan mendesak. Ia beralasan bantuan dari pemerintah pusat sudah maksimal sejak awal bencana. Secara tegas, pemerintah pusat sudah sangat membantu sejak hari-hari pertama. Bobby mencontohkan dukungan TNI Angkatan Udara […]

  • Safe House Jadi Markas

    ‘Safe House’ Jadi Markas Pejabat Bea Cukai, KPK Bocorkan Pelaku

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan para pelaku dugaan suap kasus importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kerap menyewa “safe house” untuk menyimpan uang hasil kejahatan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan hal itu saat menanggapi temuan uang Rp5 miliar di dalam lima koper di sebuah safe house di Ciputat, Tangerang Selatan. […]

  • Irma Desak Sritex Bayar THR Karyawan Sebelum Lebaran

    Irma Desak Sritex Bayar THR Karyawan Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago, mendesak PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) untuk segera membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Irma menegaskan bahwa Sritex harus membayar THR sebelum Lebaran tanpa menunggu proses lelang boedel atau aset milik perusahaan […]

  • Mengenal RUU Perampasan Aset yang Mandek 15 Tahun

    Mengenal RUU Perampasan Aset yang Mandek 15 Tahun

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Kendati sebelumnya hanya berupa wacana, kini menjadi rancangan. Waktu belakangan, RUU Perampasan Aset sempat marak dibicarakan masyarakat. Alasannya karena ucapan dari Ketua Komisi III DPR-RI Bambang Pacul pada 2023. Bambang berkata jika Dewan tak bisa berbuat banyak atas permintaan pemerintah, mereka hanya […]

expand_less