Breaking News

Demo Mako Brimob Ricuh, Ojol Tuntut Keadilan atas Kematian Affan Kurniawan

  • account_circle Nisrina
  • calendar_month Jum, 29 Agu 2025

menalar.id – Aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, kembali memanas pada Jumat (29/8). Massa marah atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online. Mereka menyalakan petasan dan melempar benda ke arah markas.

Sekitar pukul 14.50 WIB, polisi menembakkan gas air mata untuk mendorong mundur massa. Kerumunan yang sebelumnya memenuhi depan markas langsung berlarian ke arah Tugu Tani hingga Simpang Senen. Suasana tetap panas, suara letusan terus terdengar.

Sebelum pukul 12.00 WIB, massa sempat bubar. Namun, mereka kembali datang siang harinya. Pada pukul 13.40 WIB, Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menemui para demonstran. Ia berjanji akan mengusut kasus Affan, pengemudi ojol yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Barakuda.

“Pertama, tadi malam diminta untuk punya tanggung jawab, kita hadir di rumah sakit, Kapolri, Kapolda. Terus kemudian yang kedua, untuk proses penegakan hukum, saat ini anggota kami melaksanakan proses pemeriksaan di Mabes Polri. Demi Allah, demi Rasul, saya muslim,” kata Henik di depan massa.

Henik menegaskan bahwa pemeriksaan ini juga datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto. “Ini sudah perintah Presiden. Tentunya nanti proses pemeriksaannya akan disampaikan ke publik secara transparan,” ujarnya.

Sirine Ambulans

Sirine ambulans beberapa kali terdengar keluar masuk kerumunan di depan Mako Brimob. Petugas medis terus memantau kondisi massa yang sebagian besar memakai jaket ojek online. Hingga pukul 15.15 WIB, aksi masih berlangsung. Belum ada informasi soal korban luka.

Ivan, driver Gojek asal Cikarang, Bekasi, bercerita bahwa massa datang dari berbagai lokasi. Ada yang ikut rombongan pemakaman Affan di Pejompongan, ada juga yang bergabung dari kelompok ojol lain. “Ada juga yang dari Otista (Jakarta Timur), Kelapa Dua (Depok) juga,” kata Ivan saat ditemui di lokasi.

Para driver berkumpul di Mako Brimob untuk menuntut keadilan atas kematian Affan. Ia meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat demo di DPR, Kamis (28/8).

  • Penulis: Nisrina

Rekomendasi Untuk Anda

  • trump

    Tok! Trump TTD Aturan Tarif Impor Global, Berlaku Mulai 7 Agustus

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif baru, pada Kamis (31/7/2025) malam waktu setempat. Perintah tersebut berisi tarif impor antara 15% hingga 41% terhadap barang dari lebih dari 67 negara.  Aturan ini akan mulai berlaku pada 7 Agustus, setelah Trump memberikan batas waktu negosiasi hingga 1 Agustus. “Ini adalah momen bersejarah. […]

  • Erupsi Gunung Semeru, Dampak dan Tindakan Pemerintah

    Erupsi Gunung Semeru, Dampak dan Tindakan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    menalar.id., – Gunung Semeru kembali mengalami erupsi setinggi 2.000 meter di atas puncak, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa sejak awal 2025 hingga akhir November, gunung tersebut telah meletus 2.812 kali. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) erupsi tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka berat. Berdasarkan data […]

  • Pemerintah Pusat Bakal Evaluasi Buntut Meninggalnya Siswa NTT

    Pemerintah Pusat Bakal Evaluasi Buntut Kasus Siswa Meninggal di NTT

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Sosial media kembali gembar setelah kasus meninggalnya siswa SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10). Tragedi ini pun mendorong pemerintah pusat hingga daerah memberikan perhatian khusus. YBR merupakan siswa kelas IV SD, ditemukan meninggal dunia setelah gantung diri. Menurut keterangan, penyebab peristiwa tersebut karena kekecewaan YBR kepada […]

  • BPJS Kesehatan Tegaskan Tak Ada Batasan Lama Rawat Inap

    BPJS Kesehatan Tegaskan Tak Ada Batasan Lama Rawat Inap

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – BPJS Kesehatan menegaskan tidak pernah memberlakukan kebijakan yang membatasi lama hari rawat inap bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ghufron Mukti, Direktur Utama BPJS Kesehatan, menyatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap fasilitas kesehatan (faskes) yang membatasi durasi perawatan tanpa alasan medis yang jelas. Ghufron menjelaskan hal ini dalam konferensi pers di Kantor Pusat […]

  • Neve WordPress Theme Review: 1,200+ Five-Star Ratings Can’t Be Wrong…or Can They?

    Neve WordPress Theme Review: 1,200+ Five-Star Ratings Can’t Be Wrong…or Can They?

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Neve has long been considered one of the top ten WordPress themes in the official WordPress repository. It consistently gets high ratings and is active on hundreds of thousands of websites. It’s obvious that many people like it, but does that mean it’s a good choice for you? In this review we peel back the […]

  • Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kota Bima AKBP Didik Putra Kuncoro telah dibekukan dari jabatannya usai diduga menerima uang Rp1 miliar dari bandar narkoba Koko Erwin alias EK.

    Terima Rp1 Miliar dari Bandar Narkoba, Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro telah dibekukan dari jabatannya usai diduga menerima uang Rp1 miliar dari bandar narkoba Koko Erwin alias EK. “Kapolres (AKBP Didik) sudah dinonaktifkan,” kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid, Kamis (12/2/2026), melansir dari Antara. Kholid menjelaskan bahwa AKBP Didik Putra saat […]

expand_less