Breaking News

49 Nama Calon Pahlawan Nasional, Publik Soroti Nama Soeharto dan Gus Dur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025

menalar.id., – Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) menyerahkan 49 nama calon pahlawan nasional kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (5/11/2025). Penyerahan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025.

Melansir Antara News, Ketua Dewan Gelar Fadli Zon menyampaikan daftar tersebut terdiri atas 40 nama baru dan 9 nama lama yang belum ditetapkan sebelumnya. Dalam daftar itu terdapat tokoh dari berbagai bidang seperti politik, keagamaan, dan sosial. Dua di antaranya — Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menjadi pusat perhatian publik karena rekam jejak sejarah mereka yang kuat dalam perjalanan bangsa.

“Kami menyerahkan hasil penilaian Dewan Gelar kepada Presiden. Selanjutnya, keputusan ada di tangan beliau,” katanya saat konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Mengutip Detik, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan Kementrian Sosial (Kemensos) telah melakukan proses verifikasi calon pahlawan. Ia mengatakan, Presiden Prabowo akan menetapkan nama-nama sebagai pahlawan nasional dan mengumumkannya pada upacara Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2025) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

“Kami menunggu keputusan presiden. Tugas Kemensos hanya melakukan verifikasi administratif dan historis,” ujarnya di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Kritik muncul setelah nama Soeharto tercantum dalam daftar calon. Direktur Setara Institute Halili Hasan, menilai pemerintah perlu lebih berhati-hati agar penetapan pahlawan tidak menimbulkan kesan mengabaikan catatan pelanggaran HAM masa lalu.

“Soeharto memang punya jasa dalam pembangunan ekonomi, tapi juga meninggalkan catatan kelam soal otoritarianisme dan korupsi. Negara seharusnya berhati-hati agar gelar pahlawan tidak menghapus sisi gelap sejarah,” ujarnya dalam wawancara CNN Indonesia melalui sambungan telepon, pada Jumat (8/11/2025).

Melansir Radar Solo/Jawa Pos Network, pandangan tokoh muda Nahdlatul Ulama, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha’) menilai Abdurrahman Wahid (Gus Dur) layak memperoleh gelar pahlawan nasional karena perannya dalam memperjuangkan demokrasi dan kebebasan beragama.

“Beliau membayar mahal idealismenya demi kemanusiaan dan keadilan sosial,” katanya di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Yogyakarta, Sabtu (8/11/2025).

Sejarawan Universitas Indonesia Sri Margana, menilai perdebatan tentang daftar calon pahlawan menyoroti kurangnya transparansi dalam proses seleksi dan penilaian publik. Ia menegaskan masyarakat perlu mengetahui dasar pertimbangan pemerintah dalam menentukan kandidat.

“Kalau 49 nama hanya diserahkan tanpa penjelasan rinci, masyarakat sulit menilai objektivitasnya. Gelar pahlawan tidak boleh berubah jadi hadiah politik,” ujarnya dalam wawancara Kompas di Depok, Sabtu (8/11/2025).

Dewan Gelar menyatakan penilaiannya sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Pemerintah berencana membuka dokumen penilaian dan kriteria calon pahlawan secara bertahap setelah keputusan presiden diumumkan.

Pemerintah akan menggelar Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Senin (10/11/2025). Setelah itu, Sekretariat Negara akan mempublikasikan data resmi hasil sidang Dewan Gelar agar masyarakat dapat mengakses proses penetapan secara transparan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRICS

    BRICS Desak Reformasi IMF dan Akhiri Dominasi Barat

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – BRICS menyerukan reformasi Dana Moneter Internasional (IMF), termasuk perubahan sistem kuota dan penghentian tradisi penunjukan orang Eropa sebagai pemimpin lembaga tersebut. Seruan itu tertuang dalam pernyataan bersama para menteri keuangan BRICS setelah pertemuan di Rio de Janeiro, Brasil, Minggu (6/7/2025). BRICS menekankan perlunya perbaikan representasi regional dalam kepemimpinan IMF. Mereka menilai sistem pasca-Perang […]

  • Patriark Katolik dan Ortodoks Yerusalem Sambangi Gaza

    Patriark Katolik & Ortodoks Sambangi Gaza Selepas Serangan Israel

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Dua pemimpin tertinggi gereja Yerusalem berkunjung ke Gaza, pada Jumat (18/7). Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah serangan Israel menghantam satu-satunya gereja Katolik di Jalur Gaza dan menewaskan tiga orang. Patriark Latin Katolik Roma Yerusalem, Pierbattista Pizzaballa, bersama Patriark Gereja Ortodoks Yunani, Theophilos III, menyambangi umat serta meninjau Gereja Keluarga Kudus di Kota Gaza. […]

  • pada Kamis (29/1)

    Tiga Petinggi OJK Mundur Usai IHSG Anjlok Berturut-Turut

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Pasar modal Indonesia mengejutkan publik dengan pengunduran diri tiga tokoh pentingnya, Jumat (30/1/2026). Tiga tokoh tersebut, yaitu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) Inarno Djajadi serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan […]

  • Layanan Transjakarta Cares Dipertanyakan Usai Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got

    Imbas Tawuran, Penumpang Stasiun Manggarai Ikut Terkena Gas Air Mata

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id., – Tawuran kembali terjadi di terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026). Namun, publik dihebohkan dengan rekaman yang memperlihatkan sejumlah penumpang di stasiun KRL Manggarai terkena gas air mata. Menurut laporan, aparat melepaskan gas air mata untuk membubarkan tawuran. Akibatnya, sejumlah penumpang KRL turut merasakan dampaknya. Salah satu penumpang yang terkena, yaitu Dian. Kronologi […]

  • Skandal Minyakita dan Krisis Korupsi Pangan

    Skandal Minyakita dan Krisis Korupsi Pangan

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Sayida
    • 0Komentar

    menalar.id,. – Publik heboh setelah menemukan volume Minyakita tidak sesuai dengan takaran pada kemasan. Temuan ini pertama kali terungkap melalui video yang warganet posting di sosial media. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung menindaklanjuti dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia menemukan Minyakita kemasan 1 liter hanya berisi 750-800 […]

  • nadiem

    Diam-Diam Kejagung Geledah Apartemen Nadiem Makarim: Ada Dokumen Penting

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Nazula Destiyana
    • 0Komentar

    menalar.id – Setelah menetapkan Nadiem makarim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi laptop Chromebook. Kini, Kejaksaan Agung (Kejagung) geledah apartemen milik mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut. Namun, penggeledahan terhadap apartemen Nadiem Makarim itu ternyata sudah dilakukan dua hingga tiga minggu lalu di salah satu apartemen kawasan Jakarta. “Penggeledahan dilakukan sekitar dua atau tiga minggu […]

expand_less